20-05-2012 Minggu Wage

PENCARIAN



KATEGORI



Bimbel (19)
Ekonomi (9)
Hiburan (2)
Makanan (77)
Olahraga (11)
Politik (3)
Teknologi (15)
Umum (22)



BERITA TERATAS





KOMENTAR





DOWNLOAD




AGENDA



• 04 September 2010
Mudik 2010

• 08 Agustus 2010
Arisan Sriwedari

• 15 Januari 2010
Workshop Kolaborasi PHP dan jQuery

• 29 Oktober 2009
Workshop VBA Programming for Excel



Kamis, 04 Agustus 2011 - 05:59:36 WIB
B.J Habibie, Pakar Pesawat Dunia
Diposting oleh : didik db
Kategori: Teknologi - Dibaca: 215 kali


Lihatsaja.com. Hampir semua rakyat Indonesia mengenal tokoh ini, beliau dikenal sebagai pakar pesawat terbang dan pernah menjadi Presiden RI ke-3 dan kini memilih tinggal di Jerman. Bacharuddin Jusuf Habibie atau yang lebih dikenal dengan BJ Habibie. Beliau menciptakan suatu teori ketika masih aktif dalam bidang pesawat terbang.

Pada tahun 1960 perkembangan teknologi pesawat terbang belum sepesat seperti sekarang, banyaknya musibah pesawat terbang yang terjadi karena kelelahan (fatique) pada bodi pesawat. Biasanya titik rawan kelelahan ini terjadi di sambungan antara sayap dan badan pesawat terbang, atau antara sayap dan dudukan mesin.

Ketika itu BJ Habibie datang menawarkan solusi. Beliau yang menemukan bagaimana rambatan titik crack itu berkerja, yang kemudian dikenal dengan nama teori crack progression. Dengan teorinya, Habibie berhasil menghitung crack itu dengan rinci sampai pada hitungan atomnya. Hal ini tidak saja bisa menghindari risiko pesawat jatuh, tetapi juga membuat pemeliharannya lebih mudah dan murah. Teori crack progression atau yang lebih dikenal dengan Faktor Habibie, porsi rangka baja pesawat bisa dikurangi dan diganti dengan dominasi alumunium dalam body pesawat terbang. Dan dapat mengurangi bobot pesawat tanpa berat penumpang dan bahan bakar sampai 10 persen dari bobot konvesionalnya.

Faktor Habibie ternyata juga memiliki peran dalam pengembangan teknologi penggabungan bagian per bagian kerangka pesawat. Sehingga sambungan badan pesawat yang silinder dengan sisi sayap yang oval mampu menahan tekanan udara ketika pesawat take off. Begitu juga pada sambungan badan pesawat dengan landing gear jauh lebih kokoh sehingga mampu menahan beban saat pesawat mendarat. Masalah penstabilan kosntruksi di bagian ekor pesawat ini dapat dipecahkan Habibie hanya dalam masa 6 bulan saja. Penemuan-penemuan yang berhubungan dengan konstruksi pesawat terbang dikenal dengan teori Habibie, Faktor Habibie, dan metode Habibie.

Selanjutnya, siapakah orang Indonesia yang akan merambah dunia internasional dengan penemuannya?

BERITA TERKAIT


0 Komentar :


Isi Komentar :
Nama :
Website :
Komentar
 
 (Masukkan 6 kode diatas)

 

20-05-2012 Minggu Wage


KALENDER

INDEKS BERITA

/ /



casino newshit countersOnline casinofxCASINOLASVEGAS

STATISTIK USER

095834

Hits hari ini : 120





Login

Facebook kita






free counters